Halo Sobat Helixs! Menjelang akhir bulan ramadhan akan ada suatu malam yang penuh kemuliaan, yaitu malam Lailatul Qadar. Pada malam ini amal yang dikerjakan penuh kemuliaan dan di anjurkan kita melaksanakan amalan amalan yang baik. Doa Lailatul Qadar dipanjatkan agar malam kemuliaan di bulan suci Ramadhan Kaum Muslimin mendapatkannya.

Begitu utamanya malam itu, umat muslim sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa serta mengerjakan amalan-amalan sunnah, seperti berdzikir, tadarus Alquran, beriktikaf, sholat malam dan bersedekah.

Jika ditakdirkan mendapati malam lailatul qadar, maka seorang muslim akan mendapatkan pahala setara dengan pahala mengerjakan kebaikan selama seribu bulan lamanya atau 80 tahun.

Malam lailatul qadar sendiri oleh jumhur ulama bakal turun pada 10 hari terakhir puasa Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.

Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan Abu Hurairah, bersabda, 

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Siapa yang mengerjakan ibadah pada malam qadar dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan, dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu”. (Hadits Shahih, Riwayat al-Bukhari: 1768 dan Muslim:1268).

Lantas doa apa yang dimunajatkan Nabi saat malam Lailatul Qadar?

Ketua Ikatan Sarjana Quran dan Hadits Ustadz Fauzan Amin menjelaskan, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memanjatkan doa sebagai berikut, sebagaimana diriwayatkan oleh lima imam hadits: 

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: قُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ اَرَاَيْتَ اِنْ عَلِمْتُ اَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلًةَ الْقَدْرِ مَااَقُولُ فِيْهَا. قَالَ قُوْلِى اَللَّهُمَّ اِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Dari Sayyidah ‘Aisyah, r.a. Ia berkata: saya bertanya kepada Rasulullah SAW, Apa pendapat Engkau, seandainya aku menemukan malam Lailatul Qadar, maka do’a apakah yang semestinya aku ucapkan pada malam itu?

Rasullullah SAW, menjawabnya; berdo’alah dengan mengucapkan “Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun, dan menyukai memberikan pengampunan kepada hamba-Nya, maka ampunilah kesalahanku.” (H.R. Lima Imam hadits, kecuali imam Abu Daud).

Bunyi doanya adalah: 

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Allaahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii

Artinya: Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau Mencintai Pemaafan, maka maafkanlah aku

Menurut Ustadz Fauzan amin, doa tersebut afdol-nya dibaca minimal 1.000 kali dalam satu malam. Kalau beruntung dapat keistimewaan malam Lailatul Qadar, pahala akan berlipat ganda dan diampuni dosa-dosa setahun lalu.

Saking mulianya malam lailatul qadar, menurut Ustadz Fauzan Amin, Allah SWT sampai mengabadikannya dalam salah satu surat dalam Alquran, yaitu surat Al Qodar

Berikut bunyinya: 

إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ

innā anzalnāhu fī lailatil-qadr

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan 

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ

wa mā adrāka mā lailatul-qadr

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? 

لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

lailatul-qadri khairum min alfi syahr

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan 

تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ

tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. 

سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ

 salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr

Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar

Sumber : muslim.okezone.com


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Safe!

Keep Calm and Stay at Home